Jumat, 06 Januari 2017

❣TIDAK KITA KETAHUI❣

                   
☄ Lebih sering kita meminta yang dinginkan..

‼ Namun kerap lupa..

✨ Bahwa Allah akan memberi sesuai yang kita butuhkan..

☄ Melebihi apa yang kita harapkan dari segala sisi kebaikan..

✨ Diantara doa yang pernah Nabi minta:

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ..

💞 Ya Allah, sesungguhnya aku meminta kepadaMu seluruh kebaikan, yang segera (dunia) maupun yang tertunda (akhirat)..

💕 Segala kebaikan yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui..

وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ عَاجِلِهِ وَآجِلِهِ، مَا عَلِمْتُ مِنْهُ وَمَا لَمْ أَعْلَمْ..

💞 Dan aku berlindung kepadaMu dari semua keburukan yang segera (dunia) maupun yang tertunda (akhirat)..

💕 Segala keburukan yang aku ketahui dan yang tidak aku ketahui..

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا عَاذَ بِهِ عَبْدُكَ وَنَبِيُّكَ

💞 Ya Allah, aku memohon kepadaMu dari seluruh kebaikan yang pernah diminta oleh hamba dan NabiMu..

💕 Dan aku berlindung kepadaMu dari seluruh keburukan yang hamba dan NabiMu berlindung darinya..

اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ الْجَنَّةَ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ النَّارِ وَمَا قَرَّبَ إِلَيْهَا مِنْ قَوْلٍ أَوْ عَمَلٍ، وَأَسْأَلُكَ أَنْ تَجْعَلَ كُلَّ قَضَاءٍ قَضَيْتَهُ لِي خَيْرًا

💞 Ya Allah, aku memohon kepadaMu surga serta segala yang mendekatkan kepada surga dari perkataan dan perbuatan..

💕 Dan aku berlindung kepadaMu dari neraka serta segala yang mendekatkan kepada neraka dari perkataan dan perbuatan..

💞 Dan aku memohon kepadaMu agar menjadikan segala ketetapan yang Engkau takdirkan bagiku merupakan kebaikan..

[Shahih, HR. Ahmad: 25019, Ibnu Majah 3846]

☄ Doa yang menyeluruh dan selayaknya senantiasa kita pinta..

✨ Sebab Dia Allah Maha Mengetahui apa yang tidak kita ketahui..

KUNCI-KUNCI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH SEORANG MUSLIM

🔑🗝KUNCI-KUNCI YANG WAJIB DIKETAHUI OLEH SEORANG MUSLIM 🗝🔑


👤 Berkata Ibnul Qoyyim rahimahulullah

🍃 "Allah azza wazalla & rasul-Nya memberitahukan kpd kita kunci- kunci perkara-perkara penting dlm hidup ini :

🔑 Kunci Syurga: TAUHID

🗝 Kunci Kebaikan: JUJUR

🔑 Kunci Ilmu: BERTANYA & MENYIMAK

🗝 Kunci Taufiq : TAKUT & MENGHARAP KEPADA ALLAH

🔑 Kunci Ijabah Doa: TIDAK BOSAN BERDO'A

🗝 Kunci dekat dgn Allah : BERSERAH DIRI , HATI SUCI , CINTA & BENCI KARENA ALLAH

🔑 Kunci Kesucian Hati: TADABBUR AL-QUR'AN , BANYAK DO'A SAAT SAHUR & MENINGGALKAN MAKSIAT SECARA TOTAL

🗝 Kunci Rahmat Allah : BERIBADAH KEPADA-NYA DENGAN BENAR & BERMANFAAT BAGI ORG LAIN

🔑 Kunci Rezeki: IKHTIAR YG OPTIMAL DI DUKUNG OLEH ISTIGHFAR & TAQWA

🗝 Kunci Kewibawaan : TAAT KEPADA ALLAH & RASUL-NYA

🔑 Kunci Seluruh Kebaikan : HANYA BERHARAP KEPADA ALLAH & SELALU BERORIENTASI KEPADA AKHIRAT

🗝 Kunci Semua Keburukan : CINTA DUNIA & TERLALU BANYAK BERANGAN-ANGAN

✨ Mengetahui kunci setiap perkara penting merupakan ilmu yg sangat bermanfaat, tdk seorang pun yg dpt mengetahuinya
melainkan ia adalah orang yg beruntung & bahagia.

BERSYUKURLAH

Assallamualaikum

"Kalau kebahagiaan bisa dibeli,
pasti orang2 kaya akan membeli kebahagiaan itu. Dan kita akan sulit mendapatkan kebahagiaan karena sudah diborong oleh mereka."

"Kalau kebahagiaan itu ada di suatu tempat, pasti belahan lain di bumi ini akan kosong karena semua orang akan kesana berkumpul dimana kebahagiaan itu berada ."

Syukurlah kebahagiaan itu berada didalam hati dan pikiran setiap manusia.
Jadi kita tidak perlu membeli atau pergi mencari kebahagiaan itu.

"Yang kita perlukan adalah hati yang BERSIH dan IKHLAS serta PIKIRAN yang jernih, maka kita bisa menciptakan rasa bahagia itu kapanpun, dimanapun dan dengan kondisi apapun."

Kebahagiaan itu hanya dimiliki oleh "Orang2 yg dapat BERSYUKUR".

"JIKA anda TIDAK MEMILIKI APA YANG anda SUKAI, MAKA SUKAILAH APA YG anda MILIKI SAAT INI"

Bersyukur adalah suatu kemampuan yg bisa dipelajari oleh siapapun.
Bersyukur bukanlah hasil dari suatu keadaan tertentu, melainkan hasil dari sebuah gaya hidup yg dilakukan secara berulang-ulang hingga berubah menjadi suatu kebiasaan.

"JANGANLAH MENGELUH KARENA TANGAN YG BELUM DAPAT MENGGAPAI  BINTANG, TAPI BERSYUKURLAH KARENA  KAKI YG MASIH DAPAT MENGINJAK BUMI"

Selamat pagi...selamat menikmati hari Rabu dengan semangat sukses..😊🖐🏻🖐🏻

Membaca Al Qur'an tidak akan mengurangi waktumu. Justru sebaliknya, ia akan menambah waktumu

Secara hitungan matematika dunia, membaca Al Qur'an tampak seakan-akan mengurangi waktu. Dari total 24 jam dalam sehari, seolah-olah berkurang sekian detik, sekian menit atau sekian jam jika digunakan untuk membaca Al Qur'an.

Tapi, tahukah anda bahwa waktu yang anda gunakan untuk membaca Al Qur'an itu sebenarnya tidak hilang begitu saja. Ia akan diganti oleh Allah dengan keberkahan yang berlipat ganda.

Apa itu keberkahan?

KEBERKAHAN artinya pertambahan dan pertumbuhan. Wujudnya bisa bermacam-macam. Misalnya, pekerjaan beres, produktivitas meningkat, keuntungan bertambah, kesehatan terjaga dan seterusnya.

Itu adalah wujud keberkahan yang akan diperoleh oleh orang yang membaca Al Qur'an.

Pernahkah anda mendengar tentang orang yang stress? Atau orang yang sedang kebingungan mencari inspirasi? Atau orang yang kesulitan menyelesaikan pekerjaannya? Atau orang yang waktunya habis sia-sia tanpa produktivitas?

Itu adalah bentuk-bentuk kehilangan umur yang disebabkan tidak berkahnya waktu.

Tahukah anda bahwa dahulu para ulama bisa menulis karya-karya agung yang jumlahnya melebihi bilangan umur mereka? Padahal saat itu belum ada mesin ketik, apalagi komputer. Semuanya ditulis manual dengan tangan dan peralatan yang sangat sederhana, ditambah kondisi yang lebih sulit daripada kondisi sekarang.

Mengapa mereka bisa? Jawabnya karena waktu mereka penuh berkah.

Dari mana keberkahan itu? Jawabnya dari membaca Al Qur'an.

"Perbanyaklah membaca Al Qur'an. Jangan anda tinggalkan. Karena kemudahan yang akan anda peroleh akan berbanding lurus dengan kadar yang anda baca.

Jangan membaca Al Qur'an di waktu luangmu, tapi luangkanlah waktumu untuk membaca Al Qur'an.

Barakallahu fiikum, semoga bermanfaa

DOA KELAPANGAN EKONOMI

           

📝 Dari Abdullah bin Mas`ud –radliyallahu `anhu- beliau berkata, Rasulullah -shallallaahu ‘alaihi wasallam- bersabda, 🔅“Tidaklah satupun orang yang sedih dan tidak pula yang sedang dilanda duka, lalu berdoa:

(اللَّهُمَّ إِنِّي عَبْدُكَ، وَابْنُ عَبْدِكَ، وَابْنُ أَمَتِكَ، نَاصِيَتِي بِيَدِكَ، مَاضٍ فِيَّ حُكْمُكَ، عَدْلٌ فِيَّ قَضَاؤُكَ، أَسْأَلُكَ بِكُلِّ اسْمٍ هُوَ لَكَ، سَمَّيْتَ بِهِ نَفْسَكَ أَوْ عَلَّمْتَهُ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ، أَوْ أَنْزَلْتَهُ فِي كِتَابِكَ، أَوْ اسْتَأْثَرْتَ بِهِ فِي عِلْمِ الْغَيْبِ عِنْدَكَ، أَنْ تَجْعَلَ الْقُرْآنَ رَبِيعَ قَلْبِيْ، وَنُوْرَ صَدْرِيْ، وَجِلَاءَ حُزْنِيْ، وَذَهَابَ هَمِّيْ)

(Ya Allah, sesungguhnya aku adalah hamba-Mu, anak hamba-Mu dan anak hamba wanita-Mu, ubun-ubunku berada di tangan-Mu, hukum-Mu berlaku padaku dan ketetapan-Mu padaku adalah adil. Aku memohon kepada-Mu dengan segenap nama-Mu atau yang Engkau namai diri-Mu dengannya, atau yang Engkau ajarkan kepada salah seorang dari makhluk-Mu atau engkau turunkan di dalam kitab-Mu atau yang Engkau simpan dalam ilmu ghaib di sisi-Mu, agar Engkau menjadikan Al Qur`an sebagai penyejuk hatiku dan cahaya dadaku serta penawar kesedihanku dan penghilang duka laraku),...

Kecuali Allah akan menghilangkan kesedihan dan duka laranya dan menggantikannya dengan kelapangan.” Ada yang bertanya, “Wahai Rasulullah, tidakkah kami mempelajarinya?”Maka beliau bersabda, 💭“Bahkan sudah seharusnya bagi yang mendengarnya untuk mempelajarinya (mengamalkannya).” (HR. Ahmad, Syaikh Ahmad Syaakir menshahihkan hadits ini dalam ta’liiq Musnad Ahmad)

📝 Dari Anas bin Malik –radliyallahu `anu- berkata, Rasulullah –shallallahu `alaihi wa sallam- bersabda kepada Mu`adz bin Jabal –radliyallahu `anhu, “Ku ajari engkau sebuah doa, bila engkau membacanya dan sedangkan engkau menanggung beban hutang sebesar gunung niscaya Allah melunasinya. Katakanlah wahai Mu`adz:

اللَّهُمَّ مَالِكُ الْمُلْكِ، تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ، وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ، وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ، وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرِ إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ، رَحْمَانُ الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، تُعْطِيهُمَا مَنْ تَشَاءُ، وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَنْ تَشَاءُ، ارْحَمْنِي رَحْمَةً تُغْنِينِي بِهَا عَنْ رَحْمَةِ مَنْ سِوَاكَ.

🔅 “Ya Allah, Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari siapa saja yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan siapa saja yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan siapa saja yang Engkau kehendaki.Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.

(Wahai) Yang Maha Pengasih di dunia dan akhirat, Engkau anugerahkan keduanya (dunia-akhirat) kepada siapa saja yang Engkau kehendaki dan Engkau halangi dari siapa saja yang Engkau kehendaki. Curahkanlah rahmat-Mu kepadaku yang mencukupiku hingga (aku tidak membutuhkan) rahmat selain diri-Mu”. (Hadits Hasan dalam Shahih Targhib wa Tarhib)

💠Rasulullah –shallallahu `alaihi wa sallam- bersabda:

مَنْ أَكْثَرَ مِنْ الِاسْتِغْفَارِ؛ جَعَلَ اللَّهُ لَهُ مِنْ كُلِّ هَمٍّ فَرَجًا، وَمِنْ كُلِّ ضِيقٍ مَخْرَجًا، وَرَزَقَهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ

“Barang siapa memperbanyak istighfar, niscaya Allah memberikan jalan keluar bagi setiap kesedihannya, kelapangan untuk setiap kesempitannya, dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka.” ( HR. Ahmad dari Ibnu Abbas dan sanadnya dinilai sahih oleh al-Hakim serta Ahmad Syakir )

✅ Hadits ini selaras dengan firman Allah –subhanahu wa ta`ala:

فَقُلْتُ اسْتَغْفِرُوا رَبَّكُمْ إِنَّهُ كَانَ غَفَّاراً يُرْسِلِ السَّمَاءَ عَلَيْكُمْ مِدْرَاراً وَيُمْدِدْكُمْ بِأَمْوَالٍ وَبَنِينَ وَيَجْعَلْ لَكُمْ جَنَّاتٍ وَيَجْعَلْ لَكُمْ أَنْهَاراً

🔆 “Aku (Nabi Nuh) berkata (pada mereka), “Beristighfarlah kepada Rabb kalian, sungguh Dia Maha Pengampun. Niscaya Dia akan menurunkan kepada kalian hujan yang lebat dari langit. Dan Dia akan memperbanyak harta serta anak-anakmu, juga mengadakan kebun-kebun dan sungai-sungai untukmu.” (QS. Nuh: 10-12 )

Wallahu a`lam bisshawab

BELAJARLAH UNTUK SELALU BISA MENULIS KESALAHAN SESEORANG DI ATAS PASIR, AGAR ANGIN MAAF DATANG BERHEMBUS &; MENGHAPUS TULISAN ITU.


✳ Karena Terkadang 10 kebaikan seseorang bisa terlupakan hanya karena 1 kesalahan. Padahal manusia itu tidak ada yang sempurna & semua orang itu pasti pernah melakukan kesalahan.

✳ Belajarlah untuk bisa saling memaafkan, karena Allah saja selalu memaafkan kesalahan hambanya, kenapa kita tidak bisa memaafkan kesalahan orang lain.

       
✔ Belajarlah untuk selalu mengingat kebaikan orang lain

✔ walaupun kebaikan itu hanya sebutir beras

✔ Belajarlah untuk memahami perbedaan & berani menerima perbedaan dalam hidupmu.

✔ Karena semua manusia pasti berbeda & tidak ada manusia yang sempurna.
               

📖 Allah Azza wa Jalla berfirman.

خُذِ الْعَفْوَ وَأْمُرْ بِالْعُرْفِ وَأَعْرِضْ عَنِ الْجَاهِلِينَ

💧 Jadilah engkau pemaaf dan suruhlah orang mengerjakan perbuatan baik, serta berpisahlah dari orang-orang yang bodoh. [al-A’raf/7:199]

📖 Dalam ayat lain, Allah Azza wa Jalla berfirman.

فَبِمَا رَحْمَةٍ مِّنَ اللَّهِ لِنتَ لَهُمْ ۖ وَلَوْ كُنتَ فَظًّا غَلِيظَ الْقَلْبِ لَانفَضُّوا مِنْ حَوْلِكَ ۖ فَاعْفُ عَنْهُمْ وَاسْتَغْفِرْ لَهُمْ وَشَاوِرْهُمْ فِي الْأَمْرِ

💧 Maka disebabkan rahmat dari Allah-lah, kamu berlaku lemah-lembut terhadap mereka. Sekiranya kamu bersikap keras lagi berhati kasar, tentulah mereka menjauhkan diri dari sekelilingmu. Karena itu, maafkanlah mereka, mohonkanlah ampun bagi mereka, dan bermusyawarahlah dengan mereka dalam urusan itu. [Ali Imran/3:159]

📖 Bahkan sifat ini termasuk ciri hamba Allah Azza wa Jalla yang bertakwa kepada-Nya, sebagaimana firman-Nya.

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاءِ وَالضَّرَّاءِ وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ ۗ وَاللَّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

💧 (Orang-orang yang bertakwa adalah) mereka yang menafkahkan (hartanya) baik di waktu lapang maupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya serta (mudah) memaafkan (kesalahan) orang lain. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan...

Untukmu Wahai Suamiku..

                   ❣ MENGERTILAH... 💧
    ~~~~~

🍂 Terkadang dan mungkin tergambar di benak fikiranmu suamiku, bahwa engkau telah salah ketika memilih diriku menjadi pasangan hidupmu.
Kadang kala "si dia" mengganggu dalam pergaulan sehari-harimu denganku, terkadang ku takut perasaan cintamu berubah menjadi benci, limpahan kasih sayangmu menjelma menjadi kemarahan, dan ketenangan pun berubah menjadi ketegangan...
itu hal yang terjadi pada diri ....

🍂 Suamiku... Di saat engkau masih sibuk dengan pekerjaan yang tak kunjung selesai, tak jarang aku kau abaikan...
Waktu di rumah pun, kadang ku ikhlaskan demi masa depanmu.

💧 Bukankah engkau tahu aku pun butuh perhatian darimu..?

💧 Terkadang ku cari perhatian itu, namun terlihat salah dipandanganmu..

👓 Kalaulah itu terlihat salah, semoga engkau bisa melihat kebaikanku yang lain..

💞 Bukankah Allah Ta'ala  yang mempertemukan dan menyatukan hati kita dan berpesan:

"Dan pergaulilah mereka (isterimu) dengan baik. Kemudian bila kamu tidak menyukai mereka, (maka bersabarlah) karena mungkin kamu tidak menyukai sesuatu, padahal Allah menjadikan padanya kebaikan yang banyak."
[QS: An Nisa' 19].

🍃 Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam yang kita cintai pun berpesan;

"Sempurnanya iman seseorang mukmin adalah mereka yang baik akhlaknya, dan yang terbaik (pergaulannya) dengan istri-istri mereka."
(HR.Tirmidzi)

👓 Jika engkau melihat kekurangan pada diriku, ingatlah kembali pesan beliau, Jangan membenci seorang mukmin (laki-laki) pada mukminat (perempuan) jika ia tidak suka suatu kelakuannya pasti ada juga kelakuan lainnya yang ia sukai.

🍂 Sadarkah engkau bahwa tiada manusia di dunia ini yang sempurna segalanya..?

🍂 Bukankah engkau tahu bahwa hanyalah Allah yang Maha Sempurna..?

🍂 Tidaklah sepatutnya bila kau hanya menghitung-hitung kekurangan pasangan hidupmu, sedangkan engkau sendiri tak pernah sekalipun menghitung kekurangan dan kesalahanmu...

👓 Janganlah engkau mencari-cari selalu kesalahanku, padahal aku telah taat kepadamu...

💧 Saat diriku rela pergi bersama dirimu, kutinggalkan orangtua dan sanak saudaraku, ku ingin engkaulah yang mengisi kekosongan hatiku...

💧Naungilah diriku dengan kasih sayang, dan senyuman darimu...

💕 Ku ingat pula saat aku ragu memilih siapa pendampingku, ketakwaan yang terlihat dalam keseharianmu-lah yang mempesona diriku....

🌾 Bukankah sahabat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam, Ali bin Abi Tholib saat ditanya oleh seorang, "Sesungguhnya aku mempunyai seorang anak perempuan, dengan siapakah sepatutnya aku nikahkan dia?"
Ali r.a. pun menjawab, "Kawinkanlah dia dengan lelaki yang bertakwa kepada Allah, sebab jika laki-laki itu mencintainya maka dia akan memuliakannya, dan jika ia tidak menyukainya maka dia tidak akan menzaliminya."

❣ Ku harap engkaulah laki-laki itu, Suamiku...

🍂 Saat terjadi kesalahan yang tak sengaja ku lakukan, mungkin saat itu engkau mendambakan diriku sebagai istri tanpa kekurangan dan kelemahan, sadarlah, sesungguhnya egois telah menguasai dirimu...

💦 Perbaikilah kekurangan diriku dengan lemah lembut, janganlah kasar terhadapku...

🍃 Bukankah Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam telah mengajarkan kepada dirimu, saat Muawiah bin Ubaidah bertanya kepada beliau tentang tanggungjawab suami terhadap istri, beliaupun menjawab,
"Dia memberinya makan ketika ia makan, dan memberinya pakaian ketika dia berpakaian."
(HR. Abu Daud, Ibnu Majah, ibnu Hibban, al-Baghawi dan an-Nasa'i)

💧 Janganlah engkau keras terhadapku, karena Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa Sallam pun tak pernah berbuat kasar terhadap istri-istrinya...

🍂 Suamiku... Tahukah engkau anugerah yang akan engkau terima dari Allah di akhirat kelak..? Tahukah engkau pula balasan yang akan dianugerahkan kepada suami-suami yang berlaku baik terhadap istri-istri mereka..?

🍃 Renungkanlah bahwa, "Mereka yang berlaku adil, kelak di hari kiamat akan bertahta di singgasana yang terbuat dari cahaya. Mereka adalah orang yang berlaku adil ketika menghukum, dan adil terhadap istri-istri mereka serta orang-orang yang menjadi tanggungjawabnya."

👑 Kudoakan bahwa engkaulah yang kelak salah satu yang menempati singgasana tersebut, dan aku adalah permaisuri di istanamu...

🍂 Jika engkau ada waktu ajarkanlah diriku dengan ilmu yang telah Allah berikan kepadamu..

🍂 Apabila engkau sibuk, maka biarkan aku menuntut ilmu, namun tak akan kulupakan tanggungjawabku, sehingga kelak diriku dapat menjadi sekolah buat putra-putrimu..

✨ Bukankah seorang ibu adalah madrasah ilmu pertama buat putra-putrinya?

💞 Semoga engkau selalu mendampingiku dalam mendidik putra-putri kita dan bertakwa kepada Allah...

🌹 Wahai Robb ku...
Engkau-lah saksi ikatan hati ini....Jika ia rindu.... jadikanlah rindu syahid di jalan-Mu lebih ia rindukan daripada kerinduannya terhadapku.... jadikan pula kerinduan terhadapku tidak melupakan kerinduannya terhadap surga-Mu...
Bila cintaku padanya telah mengalahkan cintaku kepada-Mu.... ingatkanlah diriku, jangan Engkau biarkan aku tertatih kemudian tergapai-gapai merengkuh cinta-Mu...

🌹 Ya Robb ku.... Engkau mengetahui bahwa hati ini telah berhimpun dalam cinta pada-Mu..... telah berjumpa pada taat pada-Mu,.... telah bersatu dalam dakwah pada-Mu, telah berpadu dalam membela syariat-Mu....
Kokohkanlah ya Allah ikatannya. Kekalkanlah cintanya.... Tunjukilah jalan-jalannya. Penuhilah hati-hati ini dengan nur-Mu yang tiada pernah pudar.....
Lapangkanlah dada-dada kami dengan limpahan keimanan kepada-Mu dan keindahan bertawakal di jalan-Mu....

✨ Aamiin ya Robbal 'alamin..

~~~
📝 Semoga Uraian singkat ini dapat mewakili curahan hati para istri atas kekeluan lisan mereka dalam  mengungkapkan dilema jiwa terhadap sikap negatif suami mereka..

💐 Dan Semoga dengan uraian Singkat ini, para Suami menyadari akan kekeliruan dalam bersikap kepada istri mereka, yg dengannya beranjak menuju perbaikan..

✨ Aamiin...

___

✨Silahkan dishare...
   ...Semoga Bermanfa'at ✨